frames

Sertifikat

 

I. Mahasiswa Program Sertifikat Teologi

Program Sertifikat Teologi adalah program non gelar yang  diselenggarakan oleh STT Amanat Agung bagi orang Kristen yang berminat mengenal dan memperdalam teologi Kristen serta ingin memperlengkapi diri untuk pelayanan dalam gereja dan masyarakat namun tidak bermaksud menjadi hamba Tuhan penuh waktu.

 

 

Ketentuan Akademik dan Perkuliahan

1. Tenggat waktu studi program Sertifikat Teologi 4 tahun.

2. Untuk menyelesaikan program, mahasiswa harus menyelesaikan beban studi 28 sks dengan perincian sbb:

     a. Kelompok Mata Kuliah Wajib                          15 sks

     b. Kelompok Mata Kuliah Pilihan                        13 sks

3. Kelompok Mata kuliah Wajib adalah kelompok yang berisi mata kuliah yang harus diambil oleh setiap mahasiswa program ini yang terdiri dari:

  1. Pembimbing dan Pengetahuan PB 1               2 sks
  2. Pembimbing dan Pengetahuan PL 1               2 sks
  3. Pembimbing Teologi Sistematika                   2 sks
  4. Dogmatika/Teologi Sistematika 1                  2 sks     
  5. Dogmatika/Teologi Sistematika 2                  2 sks
  6. Dogmatika/Teologi Sistematika 3                  3 sks
  7. Pastoral                                                      2 sks

4. Kelompok Mata kuliah Pilihan adalah kelompok yang berisi mata kuliah yang dapat dipilih oleh mahasiswa menurut minat dan kebutuhannya.

5. Mahasiswa tidak dapat mengambil mata kuliah yang bersifat keahlian musik seperti Praktek Individual Mayor (Piano dan Vokal) dan Praktek Individual Minor     (Piano, Vokal dan Instrumen).

6. Mahasiswa diperbolehkan mengambil melebihi tuntuan 28sks selama tenggat waktu perkuliahan belum dilewati. Semua mata kuliah yang diambil dan nilai yang diperoleh tetap diperhitungkan dalam transkrip akademik

7. Dalam pengambilan mata kuliah, mahasiswa program Sertifikat Teologi tidak terikat kepada ketentuan mengenai mata kuliah prasyarat walaupun demikian, Kaprodi S.Th. akan mengarahkan pengambilan mata kuliah agar proses perkuliahan dapat berjalan dengan baik

8. Setiap semester mahasiswa program Sertifikat Teologi diharuskan mengambil minimal 2 sks dan maksimal 9sks.

9. Jika dalam semester tertentu selama studi mahasiswa mempunyai halangan sehingga tidak dapat mengikuti perkuliahan, mahasiswa harus mengajukan permohonan cuti akademik kepada Kaprodi Sarjana Teologi (S.Th.). Ketentuan pengajuan cuti akademik mengacu pada Peraturan Studi Program Studi Sarjana Teologi.

10. Waktu cuti akademik tetap diperhitungkan dalam penentuan tenggat waktu studi kecuali karena pertimbangan khusus yang diputuskan dalam rapat Senat STT Amanat Agung.

11. Mahasiswa mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) seperti mahasiswa lainnya sesuai waktu yang sudah ditetapkan.

12. Mahasiswa wajib menaati Tata Tertib Perkuliahan yang berlaku.

13. Standar beban tugas mata kuliah dalam program Sertifikat Teologi dibedakan dari program gelar dimana beban tugas program Sertifikat Teologi tidak sebanyak program gelar.

14. STT Amanat Agung menyelenggarakan Upacara Kelulusan untuk pemberikan Sertifikat Teologi bagi mahasiswa telah menyelesaikan semua tuntutan program dan dinyatakan lulus.

15. Mahasiswa yang telah lulus menerima Sertifikat Teologi dan Transkrip Akademik.

16. Transkrip Akademik memuat keterangan mengenai beban studi yang telah diselesaikan seperti: nama mata kuliah, bobot sks dan prestasi.

17. Nilai yang diperoleh mahasiswa dalam program Sertifikat Teologi tidak dapat ditransfer ke program studi lain.

18. Bila mahasiswa ingin berpindah ke program lain yang diselenggarakan oleh STT Amanat agung, mahasiswa harus mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.

19. Hal lain berkenaan dengan perkuliahan yang tidak diatur disini  mengacu pada Peraturan Studi Program Studi Sarjana Teologi. 

 

 

II. Mahasiswa Pendengar (Audit)

A. STTAmanat Agung membuka kesempatan bagi orang Kristen untuk mengikuti kuliah sebagai mahasiswa pendengar (audit).

B. Ketentuan Akademik dan Perkuliahan

  1. Mahasiswa harus mengisi lembar pengambilan mata kuliah.
  2. Lembar pengambilan mata kuliah harus ditandatangani oleh Kaprodi S.Th.
  3. Mahasiswa diizinkan mengambil audit dalam sebanyak-banyaknya 3 mata kuliah setiap semester.
  4. Mahasiswa tidak dapat mengambil audit dalam mata kuliah yang bersifat keahlian musik seperti Praktek Individual Mayor (Piano dan Vokal) dan Praktek Individual Minor (Piano, Vokal dan Instrumen).
  5. Mahasiswa wajib menaati Tata Tertib Perkuliahan yang berlaku.
  6. Mahasiswa harus hadir dalam kelas tepat waktu dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti perkuliahan.
  7. Ketidak-hadiran (absensi) mahasiswa tidak boleh melebihi 25% (setara 4 kali pertemuan sesuai bobot sks mata kuliah) jadwal tata mukamata kuliah per semester. Mahasiswa yang ketidak-hadirannya melebihi 25% dapat dinilai tidak sungguh-sungguh dalam mengikuti perkuliahan.
  8. Terhadap mahasiswa tidak sungguh-sungguh dalam mengikuti perkuliahan,  Kaprodi S.Th. akan mempertimbangkan pendaftaran kembali mahasiswa tersebut sebagai mahasiswa pendengar pada semester lainnya. 
  9. Mahasiswa pendengar tidak memiliki hak untuk bertanya dalam kelas atau untuk mendapatkan bimbingan pribadi dari dosen pengajar kecuali diizinkan oleh dosen pengajar yang bersangkutan.

C. Biaya Kuliah dan Fasilitas

  1. Biaya kuliah satu sks ditetapkanberdasarkan keputusan Puket Bidang Administrasi dan Keuangan.
  2. Mahasiswa tidak mempunyai hak untuk meminjam buku perpustakaan, menggunakan laboratorium komputer, atau fasilitas lain yang sejenis.

 

Back to Top