frames

Simposium Pelayanan Kaum Muda VI 

"Transformational Youth Ministry

 

Download Presentasi Narasumber Simposium Pelayanan Kaum Muda VI "Tranformational Youth_Ministry"

 

 

Latar Belakang

Banyak ditemui bahwa pelayanan kaum muda digerakkan oleh “big event” seperti retreat, Kebaktian Kebangunan Rohani, atau bahkan ibadah minggu itu sendiri, yang sering kali dipahami kalau semakin besar maka semakin terlihat berhasil. Tetapi sesungguhnya kaum muda membutuhkan sesuatu yang lebih dalam, dan lebih bermakna.  Permasalahan dan tantangan kaum muda jauh lebih kompleks dan pelik baik di dalam dirinya dan juga konteks hidupnya yang tidak dapat hanya difasilitasi dengan program-program besar. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar peristiwa besar dan keramaian, yaitu adanya ruang atau kesempatan untuk mereka belajar menemukan makna, dan mengalami transformasi. Gereja yang kecil dengan jumlah kaum muda hanya 20 atau 30 orang sering dianggap tidak berhasil dan tidak dapat berbuat apa-apa. Padahal mereka memiliki kesempatan yang cukup besar untuk menciptakan momen yang membawa perubahan, tanpa harus menggunakan “big event” dan keramaian. Pelayanan kaum muda dapat menjadi pelayanan yang mengubahkan bila youth pastor mengerti aspek-aspek yang perlu dikembangkan sehingga terjadi transformasi dalam kehidupan kaum mudanya.

 

PLENARY SESSION:

Potret Pengalaman Transformatif Seorang Remaja

Deskripsi:

Mengungkap hasil penelitian tentang pengalaman transformatif yang terjadi ketika seseorang mengalami pelayanan kaum muda di gerejanya. Apakah momen yang paling membuat seseorang mengalami perubahan? Pengalaman apa yang berdampak kuat dan langgeng dalam proses tersebut, dan aspek-aspek apa saja yang terlibat di dalam pengalaman itu yang membuat seseorang menjadi belajar dan kemudian berubah?

Oleh: Astri Sinaga

 

Theology of Transformation

Deskripsi:

Membukakan perspektif teologis tentang keutuhan transformasi yang terjadi di dalam diri seseorang, baik dalam pikiran, hati, dan kehendaknya. Bagaimanakah Allah Tritunggal bekerja di dalam transformasi diri dan juga komunal, dan apakah peran kebebasan manusia dalam transformasi itu.

Oleh: Andreas Himawan

 

Transformational Learning for the Next Generation

Deskripsi:

Membukakan teori dan konsep pembelajaran yang transformatif pada generasi zaman ini yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan generasi lainnya. Bagaimanakah proses suatu transformasi dapat terjadi dalam diri seseorang dan bagaimana gereja dapat memfasilitasi pengalaman yang transformatif bagi kaum muda.

Oleh: Astri Sinaga

 

Transformation as Spiritual Journey

Deskripsi:

Membukakan konsep dan praktik disiplin spiritual yang terjadi pada bapa-bapa gereja yang di dalamnya terjadi transformasi diri yang utuh. Bagaimanakah transformasi ini dilihat sebagai suatu perjalanan rohani yang dilakukan sepanjang hidup seseorang.

Oleh: Casthelia Kartika

 

 

Elective Session Day I

(Pilih 2 dari 3 Materi)

Creating Space for Transformation

Deskripsi:

Proses belajar yang membawa seseorang kepada perubahan, tidak terjadi begitu saja melainkan perlu difasilitasi dalam suatu kesempatan tertentu. Kesempatan itu adalah suatu “ruang” atau pengalaman yang sengaja diciptakan supaya ketika seseorang ada di dalamnya terjadi belajar yang transformatif. Bagaimana ruang itu dapat diciptakan di dalam pelayanan kaum muda?

Oleh: Casthelia Kartika

 

Hospitality of Youth Pastor

Deskripsi:

Seorang youth pastor adalah fasilitator terjadinya transformasi di dalam diri seorang pemuda dengan cara menjadi “host” bagi kaum mudanya. Apakah arti seorang “host” dan hospitality yang seperti apakah yang harusnya dimiliki seorang youth pastor supaya dia dapat menolong pemuda atau remajanya mengalami belajar yang transformatif.

Oleh: Irwan Hidajat

 

Building Relationship that Transforms

Deskripsi:

Membukakan kekuatan relasi di dalam proses belajar yang membawa seseorang kepada perubahan hidup. Bagaimanakah relasi yang benar yang dapat menjadi katalisator suatu transformasi dan bagaimana Allah Tritunggal menjadi pola di dalam relasi yang mengubahkan.

Oleh: Fandy Tanujaya

 

Elective Session Day II

(Pilih 1 dari 3 Materi)

The Value of Dialog

Deskripsi:

Dialog adalah aspek penting di dalam proses tranformasi yang sebenarnya dapat secara intensional dilakukan dalam berbagai bentuk seperti dalam penginjilan pribadi, mentoring, maupun dalam percakapan sederhana ketika menolong peserta memaknai pengalaman-pengalaman hidup. Bagaimana dialog dapat diterapkan dalam berbagai bentuk pelayanan di tengah kaum muda dan apakah efektifitasnya dalam pengalaman transformasi.

Oleh: David Paksoal

 

The Value of Simulation

Deskripsi:

Simulasi adalah suatu kondisi yang sengaja diciptakan untuk membuat kaum muda dapat mengalami pengalaman yang otentik untuk perubahan. Bagaimanakah menciptakan dana mengelola simulasi di mana didalamnya kaum muda menemukan proses yang membangun diri mereka. Bagaimana berbagai bentuk simulasi seperti game, main peran, proyek kerja, studi kasus, dan bentuk lainnya dapat menjadi sarana yang efektif dalam menciptakan ruang untuk transformasi.

Oleh: Amelia Runtuwene

 

The Value of Art and Music

Deskripsi:

Seni dan musik memiliki kekuatan yang dapat membuat seseorang terkoneksi melalui rasa yang kuat. Musik dan seni dapat menjadi saluran yang efektif untuk menolong kaum muda mengalami perubahan di dalam pemahaman dan juga rasa. Bagaimana musik dan seni dapat diimplementasi di dalam pelayanan kaum muda sehingga keterlibatan kaum muda dalam kegiatan-kegiatan seni dan musik dapat membuat mereka mengalami transformasi.

Oleh: Cristin Logo