News

Ibadah Syukur Dwidasawarsa STT Amanat Agung

Posted 1 year ago

Puji syukur kepada Allah Tritunggal atas kasih karunia-Nya dalam memimpin perjalanan STT Amanat Agung (STTAA) selama dua puluh tahun. Didirikan pada tahun 1997, STTAA memulai penyelenggaraan perkuliahan dengan 7 orang mahasiswa program S.Th., 12 mahasiswa program M.Div., dan 45 mahasiswa program M.A. Karena belum memiliki kampus yang permanen, perkuliahan saat itu dilaksanakan di sebuah gedung seluas 1000 m2 yang terletak di Jl. Green Ville Blok C No. 1, Jakarta Barat. Gedung ini sebelumnya dipakai sebagai kantor real estate Perumahan Green Ville. Karena sarana prasarana yang dirasakan makin tidak memadai, usaha untuk mencari lokasi kampus yang baru terus dilakukan. Pada awal tahun 2003, diputuskan untuk membeli sebidang tanah seluas 5000 m2 yang terletak di Jl. Kedoya Raya No. 18, Jakarta Barat dan proses pembangunan kampus baru mulai dilakukan. Tuhan menggerakkan hati banyak orang untuk mendukung pembangunan ini, hingga akhirnya selesai pada tahun 2007. Mulai tahun ajaran baru 2007-2008, kampus baru mulai dipakai.

Kepindahan ini merupakan momen penting yang mendorong STTAA untuk terus berbenah dan makin mengembangkan pelayanannya, menjadi berkat yang lebih besar bagi gereja dan masyarakat. Hubungan dengan gereja, khususnya yang bernaung di bawah Sinode GKY, terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui berbagai wahana, misalnya dengan mengadakan Pastors’ Conference dan Theological Conference bagi hamba-hamba Tuhan dan pemimpin gereja, Simposium Kaum Muda dan Youth Leaders Conference bagi pemimpin-pemimpin kaum muda, seminar-seminar Emmaus Center bagi jemaat yang rindu diperlengkapi dengan berbagai pengetahuan dan skills yang berguna bagi pelayanan mereka, mengadakan pelayanan “Minggu STTAA” ke berbagai GKY di Jakarta dan sekitarnya, serta mengutus mahasiswa/i untuk menjalani praktik pelayanan di berbagai GKY di seluruh Indonesia. Sinode, gereja, dan jemaat GKY juga terus menyatakan dukungannya kepada STTAA, baik secara moril maupun materiil, dengan banyak memberikan perhatian, menjadi donatur, dan menjadi sponsor bagi mahasiswa/i. Kami sungguh bersyukur kepada TUHAN atas setiap doa dan dukungan yang telah dan terus diberikan kepada kami.

Kini, dalam usianya yang ke-20, STTAA telah meluluskan 289 orang dari berbagai program studi (S.Th., M.Div., M.Min., M.Th., M.A., Diploma Teologi) dan program non-gelar Sertifikat Teologi. Kurang lebih 35% dari lulusan ini melayani dalam lingkungan Sinode GKY, sementara kurang lebih 65% melayani di berbagai gereja dan lembaga Kristen lainnya. Untuk merayakan kebaikan dan kesetiaan TUHAN atas STTAA, pada hari Jumat, 24 November 2017 kami menyelenggarakan Ibadah Syukur Dwidasawarsa, bertempat di GKY Green Ville, Jakarta. Seluruh rangkaian ibadah pada hari itu didesain untuk menunjang satu tema, yaitu “Hamba yang Mengemban Amanat-Nya.” Acara dimulai pkl. 18.05 dengan prelude dan sambutan dari Ketua Panitia, Pdt. Johan Djuandy, Th.M. (Dosen dan Puket II Bid. Administrasi dan Keuangan). Highlight pada acara ini adalah sebuah pagelaran drama musikal karya GI. Astri Sinaga,  M.Th. (Dosen dan Puket I Bid. Akademik), dengan tema “There Is No Room.” Drama ini mengisahkan perjalanan Maria – yang sedang mengandung bayi Yesus – bersama Yusuf ke Betlehem, namun mendapati di sana bahwa “tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan” (Luk. 2:7). Pesan yang sangat kuat dari drama musikal ini terucap oleh tokoh Maria yang berseru dari kedalaman hatinya, “KU HANYA HAMBA SAJA,” yang terinspirasi dari Luk. 1:38, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Pdt. Andreas Himawan, D.Th, Ketua STTAA, dalam khotbahnya kembali menekankan seruan itu, mengingatkan bahwa STTAA dipanggil untuk tetap setia menjadi hamba yang mengemban Amanat Agung-Nya. Ibadah kemudian dilanjutkan dengan perayaan sederhana dan pemotongan kue, ditutup dengan persekutuan makan malam bersama dengan seluruh undangan. Ibadah Syukur ini dihadiri oleh kurang lebih 580 orang, termasuk tamu-tamu undangan dari berbagai gereja, STT, dan lembaga Kristen, Ketua pertama STTAA, Pdt. Dr. William H. Hosanna, mantan dosen, dosen tamu, anggota dan mantan anggota Yayasan Amanat Agung Indonesia, dan seluruh civitas akademika STTAA. Kami terus berdoa kiranya Tuhan terus memakai STTAA untuk mengemban amanat-Nya, mendidik dan memperlengkapi orang-orang percaya menjadi pekerja-pekerja Tuhan yang siap dan setia menuai ladang-Nya yang sudah menguning (Mat. 9:37-38). Untuk itu, kami tidak mungkin bisa mengerjakannya sendiri, karena itu kami berdoa kiranya kerjasama yang sudah terjalin dengan baik antara STTAA dan Sinode, gereja, dan jemaat GKY dapat terus ditingkatkan, demi hormat dan kemuliaan Tuhan kita, Yesus Kristus. Soli Deo Gloria!